Banyaknya pohon rindang di lingkungan sekolah menghasilkan timbulan sampah daun gugur dalam jumlah besar yang membutuhkan penanganan pengolahan khusus. Proses pembusukan alami sampah daun melalui metode Leaf Mold dimanfaatkan oleh siswa untuk diubah menjadi pupuk humus berkualitas tinggi. Siswa mengumpulkan serasah daun kering kemudian mencampurnya dengan mikroorganisme pengurai di dalam bak komposting khusus. Proyek pemanfaatan sampah organik ini berpadu dengan proyek kewirausahaan berkelanjutan sekolah bangil yang mengolah hasil tanaman kebun menjadi produk kuliner bernilai ekonomis.
Metode pengolahan Leaf Mold mengajarkan siswa tentang pentingnya daur ulang nutrisi tanah dalam rantai ekosistem lingkungan secara alami. Kompos humus yang dihasilkan dari olahan daun gugur digunakan untuk memupuk tanaman hias dan sayuran di taman sekolah tanpa bahan kimia. Penggunaan pupuk organik ini terbukti menggemburkan tanah dan mempercepat pertumbuhan tanaman.
Penerapan komposting Leaf Mold di SMPN 1 Bangil berhasil mengurangi volume sampah organik yang dibuang ke tempat pemrosesan akhir secara signifikan. Siswa mempraktikkan pengukuran suhu dan kelembaban bak kompos secara berkala untuk memastikan proses dekomposisi berjalan dengan sempurna. Pengetahuan sains terapan ini sangat berguna untuk diterapkan di lingkungan rumah.
Hasil olahan Leaf Mold yang melimpah juga dikemas rapi oleh tim siswa untuk dijual kepada wali murid dan masyarakat pecinta tanaman hias. Keuntungan penjualan produk olahan pupuk digunakan kembali untuk membiayai kegiatan operasional kelompok pecinta alam sekolah. Siklus kewirausahaan hijau terwujud nyata di lingkungan sekolah.
Inovasi pengolahan sampah daun ini mendapat apresiasi dari dinas lingkungan hidup kabupaten sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kebersihan lingkungan. SMPN 1 Bangil terus mengedukasi seluruh warga sekolah agar tidak lagi membakar sampah daun yang dapat mencemari udara. Budaya memilah dan mengolah sampah menjadi bagian dari karakter siswa.
Pemanfaatan sampah daun Leaf Mold menjadi bukti nyata bahwa limbah organik di sekitar kita dapat diubah menjadi produk berguna dan bernilai tinggi. SMPN 1 Bangil siap membagikan ilmu pengolahan sampah ini kepada sekolah-sekolah lain demi mewujudkan Indonesia bebas sampah. Mari jaga kebersihan bumi mulai dari langkah kecil.